Kata siapa seni tradisional di Karawang sudah punah dan kata siapa masa depan musik tradisional di Karawang suram? Faktanya, jika anda melihat aksi seniman-seniman muda yang masih berusia 7-11 tahun dalam grup rampak kendang ini, pertanyaan pesimis itu bisa terjawab. Anak-anak yang tergabung dalam grup West Java Art Percussion arahan West Java Art & Managemen Karawang dan dilatih oleh seniman senior Karawang Swanda ini sangat mahir memainkan alat musik kendang dan alat musik pendukungnya seperti saron dan gong.

Berdasarkan definisi, rampak kendang atau rampak gendang bisa diartikan sebagai sajian kesenian yang memainkan kendang (gendang) lebih dari satu perangkat secara bersama-sama, secara serempak. Dimana dibutuhkan kekompakan dan kerja tim yang solid. Nah, anak-anak cilik ini membuktikannya lewat aksi mereka yang beberapa waktu lalu tampil pada acara musik Dahsyat yang tayang di RCTI. Hebatnya, pasca tampil perdana di televisi, West Java Art Percussion langsung masuk nominasi pada Dahsyat Awards 2012 pada kategori Nominasi Dahyatnya Indonesia Terdahsyat. 

West Java Art Percussion

Nominasi Dahsyatnya Indonesia Terdahsyat

  • DI1 Asep ‘Dalang Cilik’
  • DI2 Batiku
  • DI3 Jogja Hip-hop Foundation
  • DI4 Kampung Seni Yudo Asri
  • DI5 Sanggar Ayodya Pala
  • DI6 Sanggar Edas Bogor
  • DI7 West Java Art Percussion (Karawang)

Adapun pemenang award ini ditentukan oleh polling SMS, jadi bagi yang ingin mendukung West Java Art Percussion Karawang, anda bisa memberi dukungan dengan cara -> Ketik –> : DA DI7 kirim ke 6288 (Rp.2000,- /SMS)

Bagi saya pribadi, yang hari minggu (22 Januari 2012) kemarin melihat langsung kegiatan latihan mereka, sangat menaruh apresiasi tinggi untuk para seniman muda ini. Ditengah kebanyakan anak seusia mereka yang kini lebih menyukai berlatih alat musik modern, mereka malah sangat menikmati dan percaya diri membawakan alat musik tradional. Terlepas dari menang atau tidaknya nanti pada Dahsyat Award 2012, keberadaan West Java Art Percussion Karawang ini menjadi angin segar khususnya bagi Kabupaten Karawang bahwa masa depan musik tradional di Karawang masih cerah.

Menurut Kang Eka Priadikusumah, pimpinan West Java Art & Managemen Karawang (FB : http://www.facebook.com/ekapriadikusumah), di Karawang sendiri banyak potensi khususnya dibidang seni budaya yang bisa dilestarikan dan dikemas menjadi lebih menarik sebagai sebuah hiburan tanpa melepaskan esensi kelokalan (budaya lokal) dan nilai tradisinya.

Silahkan, simak aksi mereka saat berlatih pada hari minggu 22 Januari 2012 kemarin dalam rangka persiapan tampil pada puncak acara Dahsyat Award 2012 yang berlangsung 25 Januari 2012 besok! -> http://www.youtube.com/watch?v=VwryYzrRrRM

Deni Andriana

Komentar via Facebook