Tahukah anda jika jengkol (jering) berkhasiat untuk mengobati diabetes dan baik untuk kesehatan jantung! Maka, khususnya bagi anda para perokok berat, agar terhindar dari serangan jantung, rajin-rajinlah mengonsumsi jengkol. Hehe… Dan tahukah anda, bahwa jika mengonsumsi jengkol secara berlebihan maka akan menggangu saluran air kencing, menyebabkan terjadinya penumpukan kristal di saluran urin. Solusinya, jika anda adalah maniak jengkol, maka konon rajinlah mengonsumsi air putih. Dan tahukah anda, jika bau jengkol bisa memikat lawan jenis? Nah untuk yang terakhir ini, saya pikir anda tidak perlu tahu terlalu jauh. :p

Semur JengkolJika dulu jengkol dianggap sebagai makanan kampung atau orang kurang mampu, faktanya seiring waktu dan mengikuti prinsip ekonomi, kini jengkol di pasaran termasuk komoditas langka dan bisa dikatakan menjadi makanan mewah. Akibatnya harga jengkol kini semakin melambung tinggi bahkan pada pertengahan tahun lalu mencapai Rp. 22.000 /kg. 1 Kg jengkol harganya kini lebih mahal dibanding 1 kg telur ayam yang hanya sekitar Rp. 15 ribu/kg.

Dalam perbandingan lain, menyinggung artikel sebelumnya yang berjudul Dunia Tanpa Pabrik Rokok, faktanya kini harga 1 Kg jengkol setara dengan 2 bungkus rokok. Hebatnya, jika 2 bungkus rokok memberikan kontribusi 240 mg nikotin (racun) untuk tubuh (dengan asusmsi 10 mg nikotin/batang rokok), maka 1 kg jengkol dapat memberikan asupan berbagai vitamin dan gizi untuk tubuh kita diantaranya karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, Vitamin C, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin (hitung sendiri jumlah kadarnya). :p

So, jika melihat khasiat bagi kesehatan, kenikmatan, serta sisi eksklusifitasnya, maka dunia tanpa jengkol merupakan dunia yang saya pribadi tidak kehendaki. Jika harus melilih, lebih baik dunia ini tanpa pabrik rokok dibandingkan tanpa jengkol.

Deni Andriana

Random Posts