Peringatan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-65 berlangsung hari ini, Selasa 17 Agustus 2010. Upacara bendera, lomba Agustusan, kunjungan ke makam pahlawan hingga doa bersama dilakukan tidak hanya di Ibukota tapi juga di berbagai pelosok, termasuk pemasangan Sangsaka Merah Putih dan umbul-umbul di rumah penduduk. Di dunia online, banyak teman-teman di Facebook dan Twitter mengganti foto profilnya dengan foto bendera merah putih dan simbol NKRI lainnya, termasuk juga teman-teman blogger yang melakukan bermacam aksi sesuai kreatitas masing-masing.
Renungan, manifesto (pernyataan sikap) dan sejenisnya pun tidak ketinggalan bergema dimana-mana. Hingga kemudian kita seakan sepakat, bahwa kita tidak perlu mengangkat bambu runcing, golok, pedang, senjata api dsb untuk menjaga kedaulatan Indonesia. Karena tidak ada lagi imperialis Belanda dan Jepang yang menjajah bangsa kita secara fisik. Kita, sebagai pewaris syah negeri ini kini tinggal mengisi kemerdekaan dengan membuat prestasi diberbagai sendi kehidupan, mempertahankan dengan cara yang lain.
Disi lain dalam sebuah realita bernama kehidupan berbangsa dan bernegara, fakta demi fakta membuktikan scara objektif bahwa sesungguhnya kita tidak sedang dalam kondisi merdeka secara penuh. Indonesia masih terjajah. Namun, bukan oleh meriam Belanda ataupun pesawat capung Jepang, tapi oleh imperialisme modern yang terlihat sangat halus namun sesungguhnya lebih kejam bernama kapitalisme (capitalism) asing, yang telah menurunkan serangan demi serangan kedalam berbagai bidang bukan hanya ekonomi, tapi juga perilaku politik, budaya, sosial hingga mainset (pola fikir) dan lifestyle. Termasuk internet yang kini sedang kita gunakan.
Apa kita bisa melawannya? Saya selalu sepakat dengan 2 ajaran atau filosofis berikut : 1) Pertahanan terbaik adalah menyerang. 2) Kita tidak bisa menyerang kapitalisme asing dengan berada hadap-hadapan dengannya, tapi kita harus masuk kedalamnya, menggegotinya dan lalu merampoknya, melakukan hal serupa seperti yang pernah dilakukan gerombolan kapitalis saat meruntuhkan Sosialisme Soviet dan bahkan Nazi Jerman.
Bagaimana cara mengimplementasikan dua filosofis diatas? Karena pada kesempatan ini saya adalah seorang blogger, maka saya hanya bisa membahas mengengenai blog dan interneters, mungkin untuk bidang dan peran di wilayah lain, teman-teman bisa selaraskan sendiri.
Fakta berikut setidaknya layak kita perhatikan dan bahkan renungi untuk kemudian kita evaluasi dan melakukan tindakan bersama, bahwa disamping kita (Indonesia) menjadi konsumen teknologi internet dengan status terjajah, diantaranya lewat produk sosial network bernama Facebook dan Twitter (Indonesia menjadi salah satu negara yang paling banyak penduduknya menggunakan 2 layanan milik luar ini), fakta menarik harus diakui bahwa banyak para pejuang online diantaranya bernama blogger yang sudah sudah banyak berhasil menjajah balik keluar.
Banyak Interneters dan Blogger Indonesia yang sudah menyedot dollar ke Indonesia dengan bisnis onlinenya, lewat adsense, lewat paid review, paid per sale dsb. Bahkan ada juga yang bertindak sebagai eksportir baik dalam skala besar maupun secara individu yang ikut memasarkan produk Indonesia ke dunia internasional via online. Termasuk juga para pejuang seo yang menjajah Google dengan mendominasi halaman 1 Google.com dsb. Dan pencapaian-pencapaian lainnya, yang bagi saya itu sangat luar biasa dalam mengangkat nama Indonesia.
Sesederhana itukah? Ya, itu adalah contoh kecil dan memang terlihat sederhana. Tapi mari ‘bayangkan’ jika semua Blogger Indonesia dalam seminggu setiap blogger mampu membawa masuk 10 dollar ke Indonesia, tinggal kita kalikan dengan jumlah seluruh blogger Indonesia, yang saya pun tidak bisa menghitung jumlahnya yang banyak itu. Ini belum termasuk dengan teman-teman yang telah dan sedang merancang penemuan atau kreasi lainnya pada bidang blog ataupun IT secara umum. Dan akn luar biasa lagi jika ditambah dengan yang bergerak di Facebook, Forum Online Internasional, Twitter dan jejaring lainnya.
Melihat fakta diatas, di hari peringatan Kemerdekaan RI ke 65 ini, saya pribadi sebagai blogger pemula sangat bangga dan menaruh rasa hormat terhadap rekan-rekan yang sudah melakukan hal-hal posiitif diatas. Dan bagi yang belum, mari kita lakukan serta bawa harum Indonesia di level internasional salah satunya lewat dunia online!
Salam Satu Nusa Satu Bangsa!
Deni Andriana

This blog contains various articles of my personal work on my study of culture, mass media, politics, business, technology, blogging and other things that can be observed.
Ada kalanya sesuatu itu harus dipertanyakan.. ada saatnya memang harus juga diperlihatkan.. dinikmati, lalu dicermati.. setelah itu baru dinilai..

Ka Damar
August 17th, 2010 at 08:26
merdeka !!!
angel
August 17th, 2010 at 14:24
setuju kang, tar jangan di konversi ke rupaih dollarnya.. bisa kena redenominasi … hihihihihi
Hasannuh
August 17th, 2010 at 14:54
masih tetap berjuang mendapatkan dollar… merdeka
Deni Andriana
August 17th, 2010 at 17:25
@ Ka Damar : udah dari 45 masih aja bilang merdeka, apa pertanda masih terasa terjajah apa ya ka? hehe
@ Angel : mending sistem barter aja lah ya.. lebih adil kali
@ Kang Sanu : haha… realistis kang
Siswa TKJ
August 17th, 2010 at 18:20
wah manifesto?
kaya hacker aja,,,
hihihi,,
kalo menurut aku pribadi, ini mah bkan blogger pemula,,
tapi senior..
Mang Ade Thea
August 17th, 2010 at 23:54
Hallo semuanya, kalo kata abah mah yang penting kita harus bisa mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang sesuai keahlian dan profesinya masing2. Merdeka ..
anak nelayan
August 18th, 2010 at 00:19
masih semangat dapetin $
mp10
August 18th, 2010 at 00:57
Merdeka … salam kenal sob
Tomo
August 18th, 2010 at 01:02
Selamat hari kemerdekaan RI kawand.
Semoga internetan makin murah saja ke depannya.
Amin
Deni Andriana
August 18th, 2010 at 02:34
@ Siswa TKJ : yang pasti blogger muda bos


@ Mang Ade Thea : setuju bah.. sesuai kemampuan dan potensi masing2
@ anak nelayan : harus semangat biar tetep ngebul hehe
@ mp10 : salam kenal juga sob
@ Tomo : betul tuh sob.. internet gratis baru bisa dibilang merdeka 90% kali ya apalagi kalo listrik juga gratis
Warna Tulisan
August 18th, 2010 at 05:21
Dirgahayu RI ke-65
semoga perayaan tahun ini memberi inspirasi kepada Anak bangsa untuk bernbuat lebih baik dari tahun sebelumnya, MERDEKA dalam arti sebenar2nya.
usahasampingan
August 18th, 2010 at 06:38
Jadi tambah semangat nyari dollar…
Fokus ah .. Fokus!
Prisandi
August 18th, 2010 at 07:34
Selamat pagi…merdeka
bisnis n hobby
August 18th, 2010 at 09:57
setuju kang, mari blogger2 bawa nama nama baik bangsa ke dunia internasional. salam blogger.
akhatam
August 18th, 2010 at 10:50
Happy Independent Day For Indonesia!!!
kyra.curapix
August 18th, 2010 at 10:58
kalo dolar dari blog kena redenominasi
mantep dah
tambah nelangsa
kita2
hehe
Lagu Baru
August 18th, 2010 at 12:41
Salam blogger,ditempatku tidak diadakan lomba tujuhbelasan soalnya pada lagi puasa
lina@women's perspectives
August 18th, 2010 at 13:46
Ulasan yang sangat menarik.
Setuju dengan yang lain, mari kita jaga nama Blogger Indonesia di dunia internasional…
Dirgahayu bangsaku!
Abdul Hakim
August 18th, 2010 at 16:14
MERDEKA!!! salam kenal kang
Deni Andriana
August 18th, 2010 at 23:22
Makasih kunjungannya teman2.. mari terus berkarya di offline dan di online