Analisis data dalam laporan penelitian adalah kegiatan kreatif. Tidak ada langkah-langkah yang terinci, sehingga peneliti harus mencari caranya sendiri. (Nasution, 2003:142).
Berdasarkan pemahaman diatas, maka saya memahami bahwa seorang peneliti dapat menetapkan cara-cara analisis datanya sesuai kebutuhan dan kerangka penelitiannya. Dan berikut saya berikan contohnya yang bisa dipilih :
1. Reduksi data dan Display data
Menulis data yang diperoleh di lapangan, baik hasil wawancara, observasi maupun hasil studi dokumentasi. Hal ini akan memberikan uraian terperinci yang akan memperlihatkan berbagai hasil temuan.
2. Mengambil Kesimpulan dan Verifikasi
Pembuatan kesimpulan ini dilakukan setelah tahap reduksi dan pendisplay-an data. Penyimpulan ini disesuaikan pada tema masing-masing jenis data sesuai dengan pertanyaan dan tujuan penelitian. Kesimpulan ini bersifat sementara, digunakan untuk mencari kemungkinan adanya kekurangan data dan keperluan dari data yang harus diverifikasikan kepada subjek penelitian di lapangan.
3. Proses analisis
Analisis data dalam penelitian kualitatif memerlukan kejelian dan daya kreatif yang cukup tinggi mengingat data-data kualitaif didominasi dalam bentuk kata-kata yang melimpah. Maka dari itu, tujuan atau masalah penelitian menjadi arahan utama untuk melakukan analisis tersebut.
(1) Kategorisasi data berdasarkan teknik pengumpulan data
Pada prakteknya, peneliti akan memilah terlebih dahulu data-data yang dihasilkan tiap teknik pengupulan data yang dilakukan : wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Setiap jenis pengumpulan data memiliki tingkat akurasi dan tingkatan data yang dihasilkan baik data primer maupun sekunder, hal ini akan memudahkan untuk memberikan relasi dari setiap data.
(2) Kategorisasi data berdasarkan pertanyaan penelitian
Data-data ini kemudian akan dikelompokan pada masing-masing pertanyaan penelitian dan berdasarkan tujuan dari masing-masing pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk melakukan fokus, karena sangat memungkinkan banyaknya data yang tidak diperlukan.
(3) Menuliskan laporan penelitian
Menulis laporan penelitian tidak jauh berbeda dengan menulis laporan atau berita, ada angle yang sudah ditentukan, angle ini adalah fokus penelitian itu sendiri. Adapun ha-hal diluar itu merupakan informasi sekunder yang digunakan untuk memperkaya laporan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Deni Andriana

This blog contains various articles of my personal work on my study of culture, mass media, politics, business, technology, blogging and other things that can be observed.
Ada kalanya sesuatu itu harus dipertanyakan.. ada saatnya memang harus juga diperlihatkan.. dinikmati, lalu dicermati.. setelah itu baru dinilai..

kibagus
March 1st, 2010 at 14:59
Menulis data memang harus mendapatkan data yang valid di lapangan, baik hasil wawancara, observasi maupun hasil studi dokumentasi. jangan sampai hanya… hasil imajinasi…!!
nice posting
intan rawit
March 1st, 2010 at 23:06
hmm jadi pengen bikin penelitian lagi..semangat!!
Deni Andriana
March 9th, 2010 at 01:40
@ Kibagus : yup, apalagi hasil copas ya bos.. semoga sarjana2 kita bukan sarjana instan
@ Intan : ayo dong mba neliti lagi.. semangat2