<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Goyang Karawang &#187; sejarah karawang</title>
	<atom:link href="http://goyangkarawang.com/tag/sejarah-karawang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://goyangkarawang.com</link>
	<description>the study of culture, media, politics and business</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 18:31:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kabupaten Karawang</title>
		<link>http://goyangkarawang.com/2011/07/kabupaten-karawang/</link>
		<comments>http://goyangkarawang.com/2011/07/kabupaten-karawang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2011 17:33:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deni Andriana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[kota karawang]]></category>
		<category><![CDATA[kota pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[lumbung beras]]></category>
		<category><![CDATA[pad karawang]]></category>
		<category><![CDATA[pangkal perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah karawang]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah karawang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://goyangkarawang.com/?p=5338</guid>
		<description><![CDATA[Kabupaten Karawang merupakan salah satu kabupaten tertua di Jawa Barat, dulu meliputi Bekasi dan Purwakarta sebelum akhirnya keduanya membentuk kabupaten masing-masing. Berdasarkan sejarah Karawang, Kabupaten Karawang berdiri pada 14 September 1633. Tanggal ini merujuk pada tanggal ditetapkannya Adipati Singaperbangsa sebagai bupati pertama Karawang. Jauh sebelum 1633, Karawang sudah dikenal sebagai wilayah yang strategis. Sejarah juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a title="Kabupaten Karawang" href="http://goyangkarawang.com/2011/07/kabupaten-karawang/"><strong>Kabupaten Karawang</strong></a> merupakan salah satu kabupaten tertua di Jawa Barat, dulu meliputi Bekasi dan Purwakarta sebelum akhirnya keduanya membentuk kabupaten masing-masing. Berdasarkan sejarah Karawang, Kabupaten Karawang berdiri pada 14 September 1633. Tanggal ini merujuk pada tanggal ditetapkannya Adipati Singaperbangsa sebagai bupati pertama Karawang. Jauh sebelum 1633, Karawang sudah dikenal sebagai wilayah yang strategis. Sejarah juga mencatat bahwa Karawang merupakan lokasi strategis penyebaran berbagai agama besar diantaranya Hindu, Budha dan Islam. Candi Batujaya (Hindu), Candi Cibuaya (Budha) dan Makan Syeh Quro (Islam) menjadi bukti sejarahnya.<span id="more-5338"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;">Kabupaten Karawang</span>, sebagai sebuah wilayah administratif yang ada di Provinsi Jawa Barat, memiliki berbagai potensi. Selain mendapatkan julukan sebagai Kota (Kabupaten) Pangkal Perjuangan, Karawang juga dikenal sebagai Lumbung <a title="Beras" href="http://goyangkarawang.com/2011/07/beras-organik-sehat/">Beras</a> Jawa Barat (Kota Pertanian) dan juga Kota Industri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Masa Depan Karawang</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://goyangkarawang.com/2011/07/kabupaten-karawang/"><img class="alignleft" title="Kabupaten Karawang" src="http://4.bp.blogspot.com/-WdWoC77cInA/Tc7UHbaL8FI/AAAAAAAAAT8/fNLl--hrdMk/s400/Lowongan+CPNS+Karawang+2011.jpg" alt="Logo Kabupaten Karawang" width="191" height="280" /></a>Dengan berbagai keagungan sejarah dan potensi yang diwariskan kini, apakah Kabupaten Karawang kini menjadi salah satu kabupaten termaju khususnya di Jawa Barat? Faktanya, tidak begitu. Faktanya, ketika Karawang disebut kota pertanian, petani di Karawang tidaklah semuanya sejahtera. Begitupun masyarakatnya yang masih sangat banyak menerima beras miskin. Begitupun terkait industri, dengan kawasan industri yang cukup luas, faktanya <a title="Karawang" href="http://goyangkarawang.com/">Karawang</a> malah menjadi salah satu kabupaten pengirim TKI terbanyak di Jawa Barat.</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Kabupaten Karawang" href="http://goyangkarawang.com/2011/07/kabupaten-karawang/"><strong>Kabupaten Karawang</strong></a>, dengan segala kelebihan dan kekurangannya kini, memang sudah seharunya menata diri, mengevaluasi dan berbenah. Dan yang lebih penting untuk kemudian diperhatikan adalah, kemajuan Karawang tidak semata-mata dilihat dari bentuk fisiknya saja, banyaknya mall, pertokoan, pusat hiburan bukanlah indikator bahwa Kabupaten Karawang telah maju secara umum.</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Deni Andriana</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://goyangkarawang.com/2011/07/kabupaten-karawang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karawang Regency, Past and Present</title>
		<link>http://goyangkarawang.com/2010/03/karawang-regency-past-and-present/</link>
		<comments>http://goyangkarawang.com/2010/03/karawang-regency-past-and-present/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 06:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deni Andriana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[great kingdoms in Java]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten karawang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Tarumanegara]]></category>
		<category><![CDATA[West Java Province]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://goyangkarawang.com/?p=642</guid>
		<description><![CDATA[Karawang Regency or Kabupaten Karawang is located in the District of West Java Province, Indonesia. Karawang has an important position in the process of establishment of the State of Indonesia. In Karawang had Tarumanegara kingdom flourished in the 2nd century AD. Tarumanegara Kingdom is one of the great kingdoms in Java. At the time of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="peta kabupaten karawang" src="http://www.karawanginfo.com/wp-content/uploads/2009/11/Peta-Kabupaten-Karawang.png" alt="sejarah karawang" width="204" height="270" />Karawang Regency or Kabupaten Karawang is located in the District of West Java Province, Indonesia. Karawang has an important position in the process of establishment of the State of Indonesia. In Karawang had Tarumanegara kingdom flourished in the 2nd century AD. Tarumanegara Kingdom is one of the great kingdoms in Java. At the time of this kingdom, Karachi is the entrance to the trade between the kingdoms in West Java with outside vendors such as from the Arab, China and so on.</p>
<p><span id="more-642"></span></p>
<p style="text-align: justify;">In the Dutch colonial period and the Japanese in Indonesia, especially in Java, Karawang is a location used by the fighters to attack the center of the Dutch occupation in Batavia (Jakarta).</p>
<p style="text-align: justify;">In the era of Indonesia&#8217;s independence struggle, Karachi become the location of the first negotiations between the President of Indonesia Sukarno and his deputy Mohammad Hatta with the fighters to formulate the independence of Indonesia. Events negotiations conducted in Karawang Regency Rengasdengklok District on August 16, 1945. Indonesia itself independent on August 17, 1945.</p>
<p style="text-align: justify;">If you are currently visiting Karawang, you will find lots of interesting things. Temple Tarumanegara royal heritage, monument struggle, a vast agricultural land, fishing activities, industrial areas, mountains, waterfall and locations of interest.</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Deni Andriana</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://goyangkarawang.com/2010/03/karawang-regency-past-and-present/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memaknai Goyang Karawang</title>
		<link>http://goyangkarawang.com/2010/02/memaknai-goyang-karawang/</link>
		<comments>http://goyangkarawang.com/2010/02/memaknai-goyang-karawang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 11:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Deni Andriana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[makna istilah]]></category>
		<category><![CDATA[potensi karawang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah karawang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://goyangkarawang.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman dari Karawang yang sedang berada di Luar Karawang disuatu kesempatan pernah berkeluh kesah : “Kang, saya suka bingung kalo teman saya dari luar Karawang nanya ke saya tentang Goyang Karawang. Padahal, saya juga nggak tahu asal muasal Goyang Karawang itu,” – dan dengan enteng saya menjawab : “Bilang aja, Karawang itu telah menggoyang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignright" src="http://www.karawanginfo.com/wp-content/uploads/2009/08/Cangkul-Arit-www.karawanginfo.jpg" alt="" width="230" height="173" />Seorang teman dari Karawang yang sedang berada di Luar Karawang disuatu kesempatan pernah berkeluh kesah : “Kang, saya suka bingung kalo teman saya dari luar Karawang nanya ke saya tentang Goyang Karawang. Padahal, saya juga nggak tahu asal muasal Goyang Karawang itu,” – dan dengan enteng saya menjawab : “Bilang aja, Karawang itu telah menggoyang Indonesia dengan berbagai prestasi dan potensinya,” – Dan lalu teman tersebut bertanya kembali : Maksud loe?” – Dan mari kita jawab bersama dengan uraian dibawah ini.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Disebuah kesempatan lain, melalui blog saya di www.deniborin.multiply.com, saya pun sempat mengajukan sebuah pertanyaan kepada teman-teman blogger (orang yang ngeblog) dari daerah lain, sejauhmana mereka mengetahui Karawang. Jawabannya? Sudah bisa diperkirakan, berputar di tiga kata kunci : goyang, padi atau beras dan perjuangan (proklamasi). Mana yang paling banyak diantara ketiganya? Adalah goyang yang ternyata menjadi kata kunci orang mengenali Karawang. Bahkan, beberapa teman lainnya, malah lebih mengenal istilah Goyang Karawang itu sendiri dibandingkan mengenal Kabupaten Karawangnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Saya malah gak tahu Karawang itu dimana?” Wow, ini seperti halnya ada orang luar Indonesia yang lebih mengenal Bali ketimbang Negara Indonesianya sendiri dengan mengatakan : “Indonesia itu sebelah mananya Bali ya?” – Lantas bisakah ada orang luar yang mengatakan : “Indonesia itu sebelah mananya Karawang ya?” Tidak ada yang tidak mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Goyang Karawang selama ini selalu identik dengan Jaipong, geolan tubuh atau bahkan konotasi yang cenderung negatif, setidaknya itulah hasil berbagai survei yang saya lakukan terutama kepada orang di luar Karawang. Selain itu, Lagu Goyang Karawang yang dinyanyikan dengan brilian oleh Teh Lilis Karlina memperkuat anggapan bahwa : “Goyang Karawang ya Jaipongan ditambah Dangdut”, kata Teteh manis nan seksi dari Purwakarta ini dalam lirik lagunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlalu sederhana bagi saya pribadi, jika Goyang Karawang hanya dimaknai sebagai Goyang Jaipong ataupun kolaborasi antara Dangdut dan Jaipong. Atas dasar itu, saya pribadi mencoba memaknai lain tentang Goyang Karawang ini. Goyang Karawang yang selama ini menjadi identitas yang melekat dengan Karawang. Singkatnya, saya ingin memaknai dan semoga menjadi sebuah definisi tentang Goyang Karawang dalam makna yang lebih luas.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam persfektif (sudut pandang) saya, Karawang dengan berbagai potensi yang dimiliki dari pertanian, pesisir pantai, pegunungan, industri, wisata hingga sejarah dan budaya, sudah seharusnya bisa menjadi kekuatan yang besar. Sebuah wilayah stategis dan sebuah pusat dari berbagai hal. Dari sinilah kemudian, Karawang sudah seyogyanya dapat menggoyang Jawa Barat, Indonesia bahkan dunia! Dengan kata lain, menggoyang atau menggemparkan dengan prestasi dan kemajuan yang ada tentunya!</p>
<p style="text-align: justify;">Goyang Karawang adalah Geolan Karawang yang mampu membuat masyarakat Indonesia dan dunia tahu bahwa Karawang punya potensi, punya prestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata! Dunia membutuhkan Karawang untuk selalu bergoyang, apalagi Indonesia. Dengan kata lain, jika Karawang tidak menggoyang maka akan ada yang kurang di Indonesia atau bahkan dunia. Jika Karawang tidak panen (beras), maka ada yang kelaparan di Indonesia bahkan dunia. Begitupun jika dikaitkan dengan berbagai potensi lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setidaknya, fakta-fakta sejarah sudah memberikan alur kesana, rangkaian fakta yang sudah semestinya membuat anak-anak, orang-orang, warga, masyarakat atau apapun istilahnya bangga menjadi bagian dari Karawang. Karawang dahulu, adalah dijadikan sebagai pusat serangan dijaman penjajahan Belanda oleh Sultan Agung ke Batavia (Jakarta kini), menjadi tempat diamankannya Soekarno di Rengasdengklok (Proklamasi RI), lalu kearah lebih jauh kebelakang menjadi pusat peradaban Kerajaan Tua Jawa yakni Tarumanegara (lihat percandian di Batujaya dan Cibuaya). Masih kurang? Masuknya bangsa Cina ke Jawa Barat pun adalah dari Karawang (lihat Vihara Sian Djian Ku Poh), ada juga Syeh Quro (Gurunya para Wali Songo) yang memusatkan penyebaran Islamnya ditanah Jawa dari Karawang. Hamparan sawah, eksotisme pegunungan Sanggabuana di Loji (Pangkalan) dengan segala potensi budaya, alam dan misterinya yang belum tergali secara maksimal dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua potensi itu, tentunya tidak bisa dan tidak mesti luruh, hanya oleh jaipong (yang entah darimana diklaim sebagai miliknya Karawang) atau hanya diwakili dengan satu kata, dua kata atau tiga kata. Karawang, tidak hanya bisa didefinisikan hanya dengan menerjemahkan kata : Ka-rawa-an atau pun kra-uang, dan lain-lain. Ada semangat yang lebih daripada itu yang harus ditumbuhkan!</p>
<p style="text-align: justify;">Mendefinisikan dan memaknai adalah dua hal yang berbeda. Definisi atau arti selalu harus berdasarkan pada sebuah catatan atau sejarah (fakta) yang membangunnya. Sedangkan makna memberikan ruang subjektif yang besar untuk berperan. Jadi itulah makna Goyang Karawang yang saya utarakan, Anda, Dia, Mereka dan semua orang tentunya punya makna lain yang bisa jadi berbeda, tergantung Anda melihatnya dari sisi mana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Deni Andriana</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dimuat juga di <a href="http://www.karawanginfo.com/?p=3460" target="_blank">www.karawanginfo.com</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://goyangkarawang.com/2010/02/memaknai-goyang-karawang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

