Keong Racun menjadi populer setelah munculnya Video Lipsync Shinta dan Jojo di Youtube yang sedang menyanyikan lagu dangdut berjudul Keong Racun tersebut. Video yang dianggap lucu dan aneh ini ditonton banyak sekali peselancar internet terutama Youtube dan menjadi terkenal karena ulah media massa terutama televisi yang terlalu lebay dan tampaknya produser-produsernya lagi malas nyari topik dari dunia offline sehingga kini banyak nyomot dari internet.

Alhasil si Keong Racun pun jadi buah bibir. Padahal Shinta dan Jojo yang masih belia ini mengaku bahwa video lipsync yang mereka buat hanyalah untuk iseng, jika kemudian orang-orang tertarik menonton dan bahkan download video keong racun tersebut maka itu hal yang biasa. Sebagaimana video-video lucu lainnya di internet.

Yang tidak kalah lebaynya adalah Charly ST 12 yang ikut-ikutan mendompleng hebohnya Keong Racun ini dengan membeli secaara ekslusif lagu ini dari pengarang asilinya dan Ia aransemen ulang lagu dangdut ini menjadi lagu pop rock dan akan dinyanyikan nanti oleh penyanyi pilihannya yakni Duo Putri Penelope untuk dikomersilkan . Ide dan tindakan vokalis ST 12 ini membuat penyanyi keong racun yakni Lissa tidak kalah sigap numpang populer, Ia marah karena tidak diajak Charlie untuk menyanyikan versi pop rock lagu ini. Padahal ia merasa bahwa dialah yang telah mempopulerkan lagu yan liriknya cukup nakal dan menggelitik tersebut.

Di tempat lain, saya sendiri (mudah-mudahan tidak ikutan lebay dan alay.. hehe..) – ngobrol hangat dengan para petani di Karawang tentang hebohnya Video Keong Racun ini. Dan sejumlah petani mengatakan :

“Wew, enak aja pada klaim seenak jidat, padahal yang mempopulerkan keong racun itu kita (petani), sudah sejak lama keong racun, keong mas dan keong-keong sejenisanya menjadi musuh kita. Kita sudah mendeklarasikan perang sejak lama karena keong menjadi hama perusak tanaman padi di sawah yang menggerogoti batang padi. Bahkan akibat laporan kita, para ilmuwan pertanian akhirnya membuat racun pembasmi keong. Keong racun dibasmi racun keong,” itulah rangkuman tanggapan sejumlah petani.

Hmmm. tampaknya para petani di Karawang kesal dengan heboh Video Keong Racun di Youtube, karena itu telah membuat musuh mereka bernama keong racun sekarang populer. :D

Deni Andriana

Komentar via Facebook