Calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang itu harus bisa A, bisa B, mampu C, sanggup D, mempunyai R, S, T dst.. Jika disebut satu persatu tentunya banyak sekali syarat untuk calon atau bakal calon bupati dan wakilnya. Tampaknya juga 1 sampai 10 kertas nasi tidak akan cukup untuk memuatnya. Tapi, usut punya usut berdasarkan bisikan-bisikan nakal yang terdengar di toilet alias wc umum, ternyata sesungguhnya hanya ada 2 syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang yang ingin maju menjadi bakal calon atau Calon Bupati Karawang, pada Pemillu Kepala Daerah atau Pemilukada Karawang yang akan berlangsung pertengahan dan akhir tahun 2010 ini. Nah loh, kok cuma 2? Ya iyalah.. karena tanpa 2 syarat ini jangankan daftar jadi calon bupati.. jadi pejabat dibawah bupati pun harus memenuhi dua syarat ini. Nah, jadi apa dong 2 syarat yang dimaksud?
Pertama, bagi yang ingin maju jadi calon bupati dan wakil bupati, Ia harus mempunyai uang yang konon jumlahnya minimal 2 milyar rupiah? Busyet deh sedikit amat.. eh banyak amat? Ya iyalah, emangnya bikin spanduk itu gratis, emangnya bikin iklan itu dibayar dengan ucapan terimakasih, emangnya tim sukses itu akan bekerja hanya dengan dikasih makan daun singkong? – Masih menurut bisikan-bisikan nakal di WC umum, ternyata jumlah uang yang harus disediakan oleh sang calon akan membengkak jika yang bersangkutan tidak populer dimasyarakat yang berarti Ia harus dengan cepat bahkan instan dapat dikenal oleh calon pemilihnya.
Kedua, syaratnya yang bersangkutan harus punya populeritas. Untuk syarat yang ini, maka tidak heran jika banyak artis yang aji mumpung mencalonkan diri? Pertanyaannya, emangnya Karawang punya artis lokal yang terkenal. Nggak punya coy! Terus, emangnya siapa aja sosok-sosok yang populer di masyarakat Karawang saat ini? Jika pun ada yang mengaku popupler ya palingan itu klaim dirinya sendiri aja yang narsis, atau terkenal dikelompoknya aja.. ehmm maklum soalnya banyak politisi yang enggan turun kelapangan kalau gak ada kepentingan.. jadi ya gitu deh sulit untuk populer dalam arti yang tulus dan positif..
Nah itulah dua syarat yang saya ketahui berdasarkan bisikan-bisikan nakal yang saya dengar di wc umum. Tadinya sih saya sendiri mau maju mencalonkan diri, tapi syaratnya berat coy! Jadi gak jadi deh… hehe.. ntar aja kali ya di 2015 atau 2020 kelak.. sekarang mau nabung dulu ah.. hehehe….
Deni Andriana

This blog contains various articles of my personal work on my study of culture, mass media, politics, business, technology, blogging and other things that can be observed.
Ada kalanya sesuatu itu harus dipertanyakan.. ada saatnya memang harus juga diperlihatkan.. dinikmati, lalu dicermati.. setelah itu baru dinilai..

intan rawit
February 18th, 2010 at 21:49
waahh kalo cuma berduit dan punya popularitas aja ga punya ilmu gimana dunks? bisa morat-marit tuh kalo cuma artis yang berduit yang jadi bupatinya..fiuhhhh
hobby exchange
February 20th, 2010 at 21:38
yah karena syaratnya hrs siap dana minim 2 milyar, ya akhirnya yg maju dari calon yg berduit kuat aja , kwalitas bisa nomor 2 tuh. but thanks infonya bro.
Link Exchange
February 21st, 2010 at 13:19
benul benul… kayakna dach jadi budaya…
Deni Andriana
February 23rd, 2010 at 18:43
@ Intan : iya begitulah adanya bu.. semoga aja pada pilbup d karawang kali ini kondisinya berbeda
@ Hobby : iya bro, makanya saya jadi ga nyalon tahun ini.. hehe..
@ Link Exhange : yoi budaya yang buruk ya sob