Seperti sekilas pernah saya ulas (Memulai Bertani Online), PPC adalah program affiliasi dimana kita disuruh memasang iklan di blog kita, bisa berupa banner dan bisa juga berupa teks. Kita akan dibayar setiap kali iklan di blog kita diklik pengunjung. Rata-rata kita akan dibayar sekitar Rp. 300,- tiap kali ada yang mengklik. Mari kita berhitung optimis, jika misalnya minimal satu hari ada 10 klik maka 10 X 300 = Rp. 3000,- / Rp. 3.000 X 30 hari = Rp.90.000,- (Lumayan kan? Daripada lumayun.. hehe)

Saya sendiri untuk menjalankan pertanian online saya, setelah melakukan pencarian dan belajar kesana-kemari, akhirnya saya memilih untuk bergabung dengan beberapa layanan/program affiliasi Pay Per Click (PPC). Menurut berbagai sumber dan pengalaman para blogger senior, para penyedia layanan ini bisa dipercaya dan secara nyata membayar.

Berikut layanan PPC yang saya ikuti dan Saya rekomendasikan untuk Anda juga mengikutinya (Daftar segera! Paling tidak, booking lahan dulu deh.. hehe) :

AdsenseCamp.Com

Anda akan dibayar jika ada orang/pengunjung blog anda yang mengklik iklan yang anda tampilkan dari AdsenseCamp. Tiap 1 klik yang valid, anda dibayar Rp.300, – Klik yang valid ini maksudnya, klik bukan rekayasa (Jumlah klik yang dihasilkan ditentukan dari Unique IP Address Visitor. Untuk itu, iklan yang pernah diklik dari IP Address yang sama, tidak akan dihitung), arti lainnya kesempatan anda untuk memanipulasi dengan meklik sendiri sangat kecil.

KumpulBlogger.Com

Peraturannya hampir sama dengan AdsenCamp, yang berbeda dan bisa jadi menjadi kelebihannya, pada KumpulBlogger anda bisa memilih dua jenis iklan yang bisa anda tampilkan diblog anda, yaitu iklan teks dan iklan banner. Anda akan dibayar Rp.300 per klik iklan teks dan Rp.350, per klik iklan banner.

**

Sebenarnya masih ada beberapa layanan atau broker iklan lainnya untuk Program Afiliasi PPC ini, tapi dua layanan inilah yang saya rekomendasikan untuk Anda, kenapa? Karena saya sudah membuktikannya sendiri, jadi biar gak sok tahu.. hehe… So, yuk ikut gabung!

Deni Andriana

Komentar via Facebook